Jalan Buntu

Renungan
Ayat bacaan  Keluaran 14: 15-31


Saudaraku Terkasih,
    Masih ingat ya bagaimana kisah perjalanan Umat Israel ketika meninggalkan perbudakan di Mesir. Terutama setelah mereka sudah berhasil ke luar dari Mesir, namun di ujung perjalanan, mereka dihadapkan pada jalan buntu. Di hadapan mereka terbentang luas Laut Tebereau yang tidak mungkin mereka seberangi. Keadaan ini membuat umat Israel menjadi sangat putus asa dan pastinya dipenuhi ketakutan yang amat sangat. Karena tentara Firaun juga sedang mengejar mereka. Umat Israel tidak punya pilihan untuk menyelamatkan diri, “mundur kena maju kena”. Mereka sudah berpikir hidup mereka akan segera berakhir (Keluaran 14:15-31).

    Ada juga cerita lain di Alkitab tentang Sadrakh, Mesakh dan Abenedgo yang tidak mau menyembah ilah lain kecuali setia sampai mati kepada Allahnya Abraham, Ishak, dan Yakub. Mereka tidak mau sujud menyembah patung yang telah didirikan raja Nebukadnezar itu. Akibatnya mereka harus di buang ke dalam perapian yang menyala nyala (7 kali lebih panas dari biasanya). Bahkan saking panasnya, algojo yang mencampakkan mereka malah justru yang menjadi korban dan mati kepanasan (Daniel 3:1-30).
    Sebagai manusia biasa, wajar jika kita merasa sangat takut menghadapi keadaan seperti ini. Karena secara logika memang sudah tidak mungkin ada jalan keluar untuk selamat. Tapi itu kalau kita hanya mengandalkan kekuatan kita. Tapi bagi Tuhan adalah sebaliknya. Bagi Tuhan selalu ada jalan keluar. Tidak ada istilah jalan buntu ketika Tuhan turut bekerja dalam menolong umatNya. Dan tak seorang pun mampu menghambat kerja Kuasa Tuhan dalam menolong umatNya. Apalagi Tuhan sangat mengasihi kita umat pilihanNya. Makanya, di saat kita sedih, menangis, berduka, menderita sakit, atau pergumulan berat lainnya, Dia juga turut merasakan apa yang kita rasakan. Dan Dia selalu siap sedia untuk menolong kita dengan tepat waktu, walau waktu Tuhan memang bukanlah waktu kita.
    Mari belajar dari kisah di ayat bacaan kita ini. Ada beberapa hal penting yang perlu kita sikapi ketika menghadapi jalan buntu ini, di mana kita sudah tidak tahu mau berbuat apa lagi selain hanya mengandalkan Kuasa Tuhan saja.
1. Berserulah kepada Tuhan. Minta pertolonganNya dan Percaya saja Tuhan pasti tolong kita.
“Ketika Firaun telah dekat, orang Israel menoleh, maka tampaklah orang Mesir bergerak menyusul mereka. Lalu sangat ketakutanlah orang Israel dan mereka berseru-seru kepada TUHAN”. (Kel 14:10)
2. Jangan bersungut-sungut saat dalam pergumulan. Tuhan sangat murka bagi umatNya yang mudah untuk bersungut sungut.
“dan mereka berkata kepada Musa: "Apakah karena tidak ada kuburan di Mesir, maka engkau membawa kami untuk mati di padang gurun ini? Apakah yang kauperbuat ini terhadap kami dengan membawa kami keluar dari Mesir?”(Kel 14:11).
3. Bersikaplah Tenang, karena bukan kekuatan kita lagi tapi Tuhan Sendirilah yang berperang untuk kita.
“Tetapi berkatalah Musa kepada bangsa itu: "Janganlah takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari TUHAN, yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu; sebab orang Mesir yang kamu lihat hari ini, tidak akan kamu lihat lagi untuk selama-lamanya. TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja”. (Kel 14:13-14)
4. Taati perintahNya
“Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Mengapakah engkau berseru-seru demikian kepada-Ku? Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka berangkat. Dan engkau, angkatlah tongkatmu dan ulurkanlah tanganmu ke atas laut dan belahlah airnya, sehingga orang Israel akan berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering”. (Kel 14:15-16)
5. Ajaib cara Tuhan Menolong kita
“Dan pada waktu jaga pagi, TUHAN yang di dalam tiang api dan awan itu memandang kepada tentara orang Mesir, lalu dikacaukan-Nya tentara orang Mesir itu. Ia membuat roda keretanya berjalan miring dan maju dengan berat, sehingga orang Mesir berkata: "Marilah kita lari meninggalkan orang Israel, sebab Tuhanlah yang berperang untuk mereka melawan Mesir." (Kel 14:24-25)
6. Hanya kepada Tuhan saja kita takut, jangan kepada ilah lain
“Ketika dilihat oleh orang Israel, betapa besarnya perbuatan yang dilakukan TUHAN terhadap orang Mesir, maka takutlah bangsa itu kepada TUHAN dan mereka percaya kepada TUHAN dan kepada Musa, hamba-Nya itu”. (Kel 14:31)
7. Bersama Tuhan Kemenangan sudah tersedia.
“Demikianlah pada hari itu TUHAN menyelamatkan orang Israel dari tangan orang Mesir. Dan orang Israel melihat orang Mesir mati terhantar di pantai laut”. (Kel 14:30).


Jadilah pelaku Firman dan saluran berkat bagi sesama kita.

Kiranya Tuhan memberkati hidup kita. Amin.

Salam Kesejukan
=Strs=

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Marah Karena Kasih

Ketika Tuhan Kau Buat Menangis

Tuhan Sanggup Mengubah Tangisan menjadi Sukacita