Imunitas Menghadapi Kuasa Virus 'Iblis'
Renungan
Ayat bacaan Efesus 6: 12
“Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara”.
Saudaraku terkasih,
Saat masa pandemi covid 19 ini, istilah imunitas menjadi demikian populer, dikarenakan imunitas ini sangat dibutuhkan tubuh kita untuk memperkuat kekebalan terhadap serangan benda asing seperti virus covid 19 yang sekarang sedang merebak di dunia ini.
“Imunitas diartikan sebagai pertahanan pada organisme untuk melindungi tubuh dari pengaruh biologis luar dengan mengenali dan membunuh patogen. Sementara itu, respons kolektif dan terkoordinasi dari sistem imun tubuh terhadap pengenalan zat asing disebut respons imun”
Saat masa pandemi covid 19 ini, istilah imunitas menjadi demikian populer, dikarenakan imunitas ini sangat dibutuhkan tubuh kita untuk memperkuat kekebalan terhadap serangan benda asing seperti virus covid 19 yang sekarang sedang merebak di dunia ini.
“Imunitas diartikan sebagai pertahanan pada organisme untuk melindungi tubuh dari pengaruh biologis luar dengan mengenali dan membunuh patogen. Sementara itu, respons kolektif dan terkoordinasi dari sistem imun tubuh terhadap pengenalan zat asing disebut respons imun”

Kita sudah melihat fakta begitu berbahayanya virus covid 19, di mana sudah jutaan orang menjadi korban yang sakit dan bahkan meninggal dunia. Dan yang menjadi kekuatiran kita adalah sejauh ini vaksin virusnya belum juga tersedia. Kita berdoa semoga Tuhan memberi hikmat kepada para ahli untuk segera menyelesaikannya.
Tetapi ada hal yang membuat kita tidak perlu terlalu takut, kenapa demikian?, karena rancangan Tuhan sungguh ajaib atas ciptaanNya. Tubuh kita bisa memproduksi sendiri imun untuk memperkuat kekebalan tubuh kita. Dan ini telah terbukti, di mana sudah banyak para korban yang sembuh dan sehat kembali berkat kuatnya imun dalam tubuh. Waw, betapa dahsyatnya ya karya Tuhan bagi kita ciptaanNya.
Namun saudaraku, pernahkah terpikirkan oleh kita, bahwa ada jenis ‘virus’ lain yang jauh lebih berbahaya bagi dunia ini yaitu virus ‘iblis’. Virus yang satu ini setiap saat mencari jiwa jiwa yang lemah, yang sedang goyah dan bimbang iman percayanya kepada Tuhan kita Yesus Kristus sebagai Penolong Yang Ajaib dalam hidup kita. Virus Iblis ini tidak pernah beristirahat dan setiap saat beraksi untuk siap menghancurkan setiap hidup orang percaya. Kenapa virus iblis ini sangat berbahaya?, karena kalau sampai manusia jatuh dan menjadi mangsanya maka hukuman Tuhan sudah jelas bagi pengikut iblis yaitu kematian yang kekal di neraka. Dalam Matius 8 : 12 “sedangkan anak-anak kerajaan itu akan dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi”.
Lalu timbul pertanyaan, ‘imunitas’ seperti apa yang bisa menjadi benteng pertahanan kita agar kuat, kokoh dan menang serta terbebas dari serangan mematikan dari virus Iblis ini. Saudaraku, kita sungguh bersyukur karena Tuhan sudah menyediakannya yaitu tiada lain tiada bukan hanya dengan kuasa dan pertolongan Roh Kudus saja yang akan memampukan kita menghadapinya. Dalam Kisah Para Rasul 2: 17 “Akan terjadi pada hari-hari terakhir--demikianlah firman Allah--bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi”. Jadi jelas sekali bahwa setiap manusia sudah diperlengkapi kekebalan itu karena kita sudah menerima Roh Kudus.

Saudaraku, mari kita sadari, bahwa seperti ayat bacaan kita dalam Efesus 6:12 "karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara".
Dengan kuasa Roh Kudus, sesungguhnya kita tidak perlu kuatir lagi, mengapa? karena dalam 1 Yohanes 4:4 tertulis “Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia”.
Pertanyaan berikutnya, bagaimana respon kita agar Roh Tuhan tetap tinggal dan terus menyala nyala dalam hidup kita?, jangan sampai kita malah membuatNya padam. Karena biar bagaimanapun, Tuhan menciptakan manusia dengan "kehendak bebas" dalam diri kita. Artinya kita sendiri yang menentukan, apakah kita tetap membuat RohNya “menyala nyala (berkuasa atas kita)” atau malah sebaliknya. Yang pasti Tuhan sangat ingin RohNya terus mendiami, membentengi dan bahkan memenangkan kita dalam menghadapi kuasa virus iblis ini baik itu saat susah (menghadapi beban pergumulan), atau saat sukses (memiliki harta ataupun jabatan tinggi). Jadi kembali kepada kehendak bebas kita apakah kita mau terus didiami oleh Roh Tuhan atau tidak.
Ingatkah kita kisah Raja Saul, ketika karena sikap dan perbuatannya yang salah akhirnya membuat Roh Tuhan meninggalkannya. Seperti tertulis dalam 1 Samuel 16:14 “Tetapi Roh TUHAN telah mundur dari pada Saul, dan sekarang ia diganggu oleh roh jahat yang dari pada TUHAN”. Dan sejak saat itu hidup raja Saul menjadi hancur dan kerajaannya terlepas.
Lalu bagaimana respon dan tindakan kita agar Roh Kudus senantiasa tinggal menetap dan berkuasa penuh dalam hidup kita. Kunci utama supaya RohNya tetap menyala di hidup kita yaitu “Jangan pernah mendukakan Roh Kudus” (Efesus 4 : 30).
Pada saat kapan kita mendukakan Roh Kudus, yaitu ketika :
- Kita menduakan Tuhan dengan percaya pada ilah lain (Bilangan 25:1-4)
- Perbuatan kita tidak seturut pada FirmanNya (Kejadian 6 : 5-6)
- Tidak berserah sepenuhnya pada Kuasa Tuhan (Mazmur 37:5)
Mari perkuat Imun kita melalui kuasa Roh Kudus yang terus menyala nyala dalam hidup kita dari sekarang sampai selama lamanya.
Kiranya Tuhan memberkati hidup kita. Amin.
Salam Kesejukan
=Strs=
Dengan kuasa Roh Kudus, sesungguhnya kita tidak perlu kuatir lagi, mengapa? karena dalam 1 Yohanes 4:4 tertulis “Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia”.
Pertanyaan berikutnya, bagaimana respon kita agar Roh Tuhan tetap tinggal dan terus menyala nyala dalam hidup kita?, jangan sampai kita malah membuatNya padam. Karena biar bagaimanapun, Tuhan menciptakan manusia dengan "kehendak bebas" dalam diri kita. Artinya kita sendiri yang menentukan, apakah kita tetap membuat RohNya “menyala nyala (berkuasa atas kita)” atau malah sebaliknya. Yang pasti Tuhan sangat ingin RohNya terus mendiami, membentengi dan bahkan memenangkan kita dalam menghadapi kuasa virus iblis ini baik itu saat susah (menghadapi beban pergumulan), atau saat sukses (memiliki harta ataupun jabatan tinggi). Jadi kembali kepada kehendak bebas kita apakah kita mau terus didiami oleh Roh Tuhan atau tidak.
Ingatkah kita kisah Raja Saul, ketika karena sikap dan perbuatannya yang salah akhirnya membuat Roh Tuhan meninggalkannya. Seperti tertulis dalam 1 Samuel 16:14 “Tetapi Roh TUHAN telah mundur dari pada Saul, dan sekarang ia diganggu oleh roh jahat yang dari pada TUHAN”. Dan sejak saat itu hidup raja Saul menjadi hancur dan kerajaannya terlepas.
Lalu bagaimana respon dan tindakan kita agar Roh Kudus senantiasa tinggal menetap dan berkuasa penuh dalam hidup kita. Kunci utama supaya RohNya tetap menyala di hidup kita yaitu “Jangan pernah mendukakan Roh Kudus” (Efesus 4 : 30).
Pada saat kapan kita mendukakan Roh Kudus, yaitu ketika :
- Kita menduakan Tuhan dengan percaya pada ilah lain (Bilangan 25:1-4)
- Perbuatan kita tidak seturut pada FirmanNya (Kejadian 6 : 5-6)
- Tidak berserah sepenuhnya pada Kuasa Tuhan (Mazmur 37:5)
Mari perkuat Imun kita melalui kuasa Roh Kudus yang terus menyala nyala dalam hidup kita dari sekarang sampai selama lamanya.
Kiranya Tuhan memberkati hidup kita. Amin.
Salam Kesejukan
=Strs=
Komentar
Posting Komentar